-->

15 Agustus 2012

BAGAIMANA SEORANG WANITA MELAKUKAN SHOLAT SEPERTI SHOLAT NABI Shallallahu 'alayhi wa Sallam ?






Saudariku muslimah, tidak diragukan bahwa engkau sangat berkeinginan jika shalat yang engkau lakukan sesuai dengan shalat yang dilakukan oleh Nabi, yang bersabda :

"Shalluw kamaa ra-aytumuwniy ushalliy"


"shalatlah engkau sebagaimana engkau melihat aku shalat." ( HR. Bukhari )



Agar shalat tersebut lebih layak untuk diterima di sisi Alloh, maka dalam kesempatan ini kami akan menjelaskan bagaimana Rasulullah shallallahu 'alayhi wa sallam melakukannya secara umum, kemudian dilanjutkan dengan menyebut rukun-rukunnya, kewajibannya, dan sunnah-sunnahnya beserta dalil-dalil yang menunjukkan hal itu-insyaaAlloh- . Maka aku katakan, Jika engkau akan melakukan shalat :


1. Menghadaplah ke kiblat dengan berdiri di dekat sutrah*


*sutrah maknanya adalah sesuatu yang diletakan di depan seseorang yang melakukan sholat agar mencegah orang lain lewat di hadapannya dan menahan matanya dari apa-apa yang ada di belakang benda tersebut.(sutrah bisa berupa dinding, pohon, dsb.)


2. Niatkankanlah* di dalam hati shalat yang engkau lakukan dan tentukanlah macamnya(sholat fardhu atau sunnah dll)

*niat itu perbuatan hati, jadi tidak perlu di lafazkan

3. Angkatlah kedua tanganmu* sejajar dengan kedua pundak dan ucapkanlah "AllahuAkbar"


* dengan telapak tangan menghadap kiblat.


4. Letakkanlah tangan kanan di atas tangan kiri tepat pada dada, dan pusatkanlah pandanganmu ke tempat sujud.


5. Mulailah bacaan dengan do'a-do'a istiftah yang telah shahih diriwayatkan dari Nabi shallallahu 'alayhi wa sallam, yaitu do'a-do'a yang terdapat pujian dan sanjungan serta pengagungan kepada Alloh didalamnya. (Hal ini akan dibahas pada tempatnya)


6. Mohonlah perlindungan kepada Allah dengan mengucapkan:


"A'uwdzu billahi mina asysyaithooni rrojiim : aku berlindung kepada Alloh dari godaan syaitan yang terkutuk. "


7. Ucapkanlah "Bismillahi rrahmaani rrahiim." dengan suara pelan.


8. Bacalah surat al-Faatihah ayat per ayat, jika telah selesai ucapkanlah: "aamiin"


9. Setelah membaca al-Faatihah, bacalah satu surat lain atau sebagiannya.


Keraskanlah bacaan pada sholat shubuh dan 2 raka'at awal dari shalat maghrib dan 'isya(jika engkau shalat sendiri atau menjadi imam bagi wanita). Pelankan bacaan ketika melakukan shalat zhuhur dan ashar, demikian pula raka'at ketiga pada shalat magrib dan dua raka'at terakhiq pada shalat isya. Jadikanlah bacaan pada raka'at terakhir lebih pendek setengahnya daripada dua raka'at awal dan engkau pun boleh membaca surat al-faatikhah saja pada dua raka'at tersebut.


10. Jika engkau telah membaca surat maka berhentilah sejenak, lalu angkatlah kedua tanganmu dan bertakbirlah, lalu ruku'lah.


11. Letakkan kedua telapak tangan pada kedua lututmu, renggangkanlah jari-jemari, genggamlah lutut dengan kedua telapak tanganmu, dan jauhkanlah siku dari lambungmu, kemudian luruskanlah punggungmu dan jangan menundukkan kepadla juga jangan mengangkatnya tetapi pertengahan antara keduanya.


12. Ruku'lah dengan tenang(tuma'ninah) dan ucapkanlah:


"Subhaana robbiyal 'adziimi : Mahasuci Rabbku Yang Mahaagung" (3 kali)


Ada juga dzikir-dzikir lain yang dibaca ketika ruku'-insyaaAlloh- semuanya akan dijelaskan pada pembahasannya. Akan tetapi jangan engkau membaca alQur'an ketika ruku'.


13. Angkatlah punggungmu dari ruku' dengan membaca :


"Sami'a Allahu liman hamidah : Alloh mendengarkan orang yang memujinya."


Angkatlah kedua tangan dengan menegakkan badan(i'tidal), kemudian bacalah :

"Rabbanaa wa lakal hamdu : ya Alloh hanya milikMu lah segala puji."

Bisa juga ditambah dengan dzikir-dzikir lain yang telah shahih dari Rasulullah shallallahu 'alayhi wa sallam sebagaimana akan dijelaskan.


14. Ucapkanlah takbir kemudian bersujudlah. Letakkan kedua tangan di atas lantai sebelun kedua lututmu, renggangkan kedua telapak tangan dan rapatkanlah jari-jemari dengan menghadapkannya ke arah kiblat, jadikanlah keduanya sejajar dengan

Bagikan

Nur Hida Hida, Riyadh Afif dan 9 orang lainnya menyukai ini.

1 kali dibagikan
Dian Cahaya
kedua pundak atau kedua telinga. Letakkanlah dengan baik hidungmu dan kening di atas lantai, tegakkanlah kedua telapak kaki dan bersujudlah dengan jari-jemari kedua telapak kaki yang menghadap ke kiblat.

15. Tenanglah di dalam sujudmu (tum

a'ninah) dengan mengucapkan:

"Subhaanaka Rabbiyal A'laa : Mahasuci Alloh yang Mahatinggi."


Dan masih banyak beberapa dzikir ataupun do'a ketika sujud. Jangan engkau membaca al-Qur'an di dalamnya dan sungguh-sungguhlah dan perbanyaklah do'a di dalamnya.


16. Angkatlah kepala sambil bertakbir, duduklah di atasnya dengan tuma'ninah. Tegakkanlah kaki kanan dengan jari-jemari menghadap kiblat (duduk di antara dua sujud) dan bacalah :


"Alloohumma-ghfirliy warhamni wajburniy warfa'ni wahdiniy wa'aafiniy warzuqniy."


"Ya Alloh, ampunilah aku, sayangilah aku, cukupilah kekuranganku, tinggikanlah derajatku, dan tunjukilah aku, selamatkanlah aku dan berilah aku rizki(yang halal). "


17. Bertakbirlah dan sujudlah dengan sempurna untuk yang kedua kalinya seperti sujud yang pertama.


18. Angkatlah kepala dengan bertakbir dan duduklah dengan tegak di atas kaki kiri seperti duduk di antara dua sujud. Kemudian bangkitlah dengan bertelekan kedua tangan ke lantai untuk berdiri menuju raka'at yang kedua.(duduk di sini dinamakan dengan duduk istirahat, hukumnya sunnah sebagaimana akan dijelaskan.)


19. Lakukanlah di dalam raka'at kedua segala hal yang engkau lakukan pada raka'at pertama, hanya saja engkau menjadikkannya lebih singkat.


20. Setelah selesai raka'at yang kedua, duduklah untuk tasyahhud dengan kaki kiri membentang dengan menyilang dan mengarah ke ujung kaki kanan. Letakkanlah telapak tangan yang kana pada paha kanan dan telapak tangan kiri pada paha kiri. Bentangkanlah telapak tangan kiri dan genggamlah telapak tangan kanan, lalu beri isyarat dengan jari telunjuk dan tunjukkanlah pandanganmu ke arahnya.


21. Bacalah do'a tahiyyat pada tasyahhud, bershalawatlah kepada Nabi. Bacalah do'a sekehendakmu jika engkau berada pada tasyahhud akhir.


22. Kemudian berdirilah untuk melakukan raka'at yang tersisa dan lakukanlah seperti yang engkau lakukan sebelumnza.


23. Ucapkanlah salam ketika menengok ke samping kanan dengan ucapan:


"Assalaamu'alaykum wa rohmatullaah."


"semoga kerelamatan dan kasih sayang Alloh tercurah atas kalian."


Lakukan pula hal yang sama ketika engkau menengok ke samping kiri.


24. Setelah shalat, dianjurkan bagimu untuk memperpanjang dzikir dengan dzikir yang shahih dari Rasulullah shallallahu 'alayhi wa sallam, juga perbanyaklah do'a dengan harapan akan dikabulkan* tanpa menganggkat kedua tangan**


*Al-Umm, karya Imam asy-Syafi'i(I/151), al-Majmuu'(III/484), al-Mughni (I/
559), sebagian orang menyelisihi hal ini. Penjelasan yang lebih detail akan saudari temui nanti pada pembahasannya-insyaaAlloh-.
** sebagian ulama menganjurkan mengangkat tangan ketika berdo'a dalam shalat.

Demikianlah tata cara shalatmu seperti shalat Nabi shallallahu 'alayhi wa sallam. Adapun pembagian semua amalan di atas menjadi rukun, kewajiban, sunnah, mubah dan makruh akan dijelaskan pada catatan mendatang-insyaaAlloh-


Allahu a'lamu bish-showab.


Sumber : Ensiklopedi FIQIH WANITA JILID I, Karya : Abu Malik Kamal bin as-Sayyid Salim, Penerbit: Pustaka Ibnu Katsir
.


0 komentar:

Poskan Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.