-->

14 Agustus 2012

HUKUM SHOLAWAT DAN SALAM MAULID RASUL PADA HARI KELAHIRAN NABI / حكم الاحتفال بالمولد النبوي بالصلاة عليه وغيرها من العبادات



Tanya:
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Ustadz ada pertanyaan dari majlis hadits 5. Ada pertanyaan ini banyak sekali dari member al-Ilmu. Pertanyaannya terkait BM ini ustadz

Salam maulidur rasul . Allahumma solia’la saiyidina Muhammad waa’la ali wasahbihi wabaarik wasallim’ 3x.
اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سيّدنامُحَمَّدٍ وَ عَلَى آلِ سيّدنا
مُحَمَّدٍ
Hantar ke semua contact . Anda akan membuat beribu , malah berjuta-juta org berselawat atas Nabi Muhammad SAW .
Selamat hari maulid nabi..

Bagaimana derajat dan menanggapinya ustadz. بَارَكَ اللّهُ فِيْكُمْ
Jawab
وَعَلَيْكُمُ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُهُ
Bismillah. Sholawat kpd Nabi merupakan salah satu ibadah yg disyariatkan oleh Allah di dalam Al-Quran Al-Karim maupun Hadits Nabi shallallahu alaihi wasallam. Bahkan ibadah tsb memiliki keutamaan-keutamaan. Akan tetapi ibadah apapun akan mnjadi benar n diterima oleh Allah jk dikerjakan dengan niat ikhlas karena Allah dan sesuai dengan tuntunan Nabi-Nya dlm 6 hal, yaitu: sifat ibadah, sebab ibadah, jenis ibadah, bilangan/jumlah ibadah, tempat ibadah, dan waktu ibadah. Semuanya itu ditetapkan berdasarkan dalil2 syar’I , bukan perkataan atau pendapat siapapun selain Allah n Rasul-Nya.

Maka dari itu, membaca sholawat kpd Nabi dan mengkhususkannya pada hari yg diduga bertepatan dengan hari kelahiran Nabi tanpa ada dalil syar’I yg shohih adalah amalan yg tidak benar dan bukan dari ajaran Islam. Sedangkan dlm bbrp hadits yg shohih, Nabi shallallahu alaihi wasallam bersabda (artinya): “Barangsiapa mengamalkan suatu amalan ibadah yg bukan termasuk dari ajaran agama kami, maka amalan tsb tertolak.” (HR. Muslim). Kmdian jika ditinjau dari sejarah kehidupan Nabi sendiri, maka selama beliau hidup di dunia 63 tahun, tidak ada satu riwayat pun yg shohih maupun yg dho’if yg menerangkan bhwa beliau memperingati hari kelahirannya dengan amalan2 tertentu spt sholawat, dzikir, baca al-Quran, sholat, sedekah, pengajian, dsb. Demikian pula stelah Nabi wafat, tidak ada seorang istri pun dari para istri Nabi dan juga para sahabat yg memperingati hari kelahirannya. Kalo sekiranya peringatan maulid Nabi itu disyariatkan oleh Allah n diperintahkan oleh Nabi serta sebagai amal kebaikan, tentunya mereka akan lebih dahulu memperingatinya darpd kita, krn mrk adalah generasi yg paling bersemangat dlm meraih kebaikan dan paling besar kecintaannya dan pengorbanannya dlm membela Nabi.
Oleh karena itu semua, kita sbgai umat Islam yg mengaku cinta kpd Nabi, hendaknya meneladani beliau dlm segala hal yg berkaitan dengan perkara agama, trmsuk tidak memperingati hari kelahiran beliau dengan amalan2 tertentu baik itu sholawat kpd Nabi maupun selainnya. Apalagi jika diteliti dr segi sejarah, maka yg pertama kali mengadakan peringatan maulid Nabi adalah pemerintahan bani Ubaid yg bermadzhab Syi’ah Rofidhoh yg memusuhi n mengkafirkan para sahabat n istrii2 Nabi, dan mereka jg dengki n benci kpd kaum muslimin. Dan ini trjadi pd abad ke-4 hijriyah. Yakni sesudah sekian ratus thn dr wafatnya Nabi. Kmdian mrkalah yg memastikan hari lahirnya Nabi pd bulan Robi’ul Awwal. Padahal para ulama sejarah n juga ahli hadits dr kalangan ahlus sunnah wal jama’ah berselisih pendapat dlm menetapkan bulan kelahiran Nabi. Ada diantara mereka yg brpndapat bhw Nabi dilahirkan pd bulan Romadhon, ada yg bilang pada bulan Rajab dan ada pula yg mngatakan pada bulan Robi’ul Awwal. Bhkan para ulama yg mngatakan pada bulan Robi’ul Awwal pun berselisih dlm mnetapkan hari atau tanggalnya. Ada yg mngatakan tanggal 2, ada jg yg bilang tanggal 8, tgl, 10, tgl 12, tgl 21 dll. Dan semuanya tdk memiliki dalil yg dpt dijadikan sandaran.
Kemudian yg perlu kita ketahui pula, bahwa para ulama sepakat bahwa Nabi shallallahu alaihi wasallam wafat pada bulan Robi’ul Awwal, bulan yg sama dengan bulan yg diduga beliua dilahirkan padanya. Jika tlh bersatu antara kelahiran n kematian Nabi dlm satu bulan yg sama, maka sdh sepantasnya bagi kita sbagai umat Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam utk mendahuluhukan kesedihan atas musibah terbesar yg menimpa umat Islam tsb sepanjang sejarah daripada merayakan n mperingatinya dengan berbagai acara ibadah n bersenang2.
Maka kita katakan, sbgmn sabda Nabi: “sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam.” Dan sabda beliau: “waspadalah kalian dri perkara2 yg dada-adakan dlm agama Islam, krn setiap perkara baru dlm Islam adaah bid’ah, dan setiap bid’ah adalah kesesatan.” Abdullah bin Umar bin Khothob berkata: “setiap bid’ah itu sesat, meskipun orang-orang menganggapnya sebagai kebaikan (bid’ah hasanah).” Demikian jawaban n sikap yg dpt sy sampaiakan. Smoga penjelasan singkat ini mnjadi ilmu yg bermanfaat bagi kita semua n mnjadi sebab hidayah bagi orang yg keliru dlm beribadah kpd Allah.
Bagi yg ingin mengetahui n memahami lebih jelas n detail ttg tata cara beribadah kpd Allah dengan benar, silakan baca artikel kami dengan judul: “SYARAT UTAMA DITERIMANYA IBADAH” di blog kami:  http://abufawaz.wordpress.com :)
Penanya:
جَزَاك اللهُ خَيْرًا  ustadz, ana akan teruskan kepada grup yg bertanya dan akan teruskan jawaban ini ke grup lainnya ustadz.

Jawab: شُكْرًا جَزِيْلاً, وَ جَزَاك اللّهُ خَيْرًا
(Diambil dari kumpulan Tanya -Jawab Majlis Hadits Ikhwan dan Akhwat BlackBerry Group, No PIN: 285734BB)

0 komentar:

Poskan Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.