-->

13 Agustus 2012

Perbedaan Adzab Kubur dan Fitnah Kubur




Tanya : Apakah ada perbedaan antara adzab kubur dan fitnah kubur ?
Jawab : “Ya (ada perbedaan). Adzab (kubur) adalah diadzab dan dipukulnya manusia (di dalam kuburnya), serta dibukakan baginya pintu neraka. Adapun fitnah (kubur) adalah cobaan dan ujian. Maka, datanglah malaikat Nakiir dan Munkar kepadanya yang akan mengujinya dengan pertanyaan : ‘Siapakah tuhanmu ? Apa agamamu ? Siapakah nabimu ?’. Kemudian datanglah hukuman setelah itu. Ia diberikan fitnah dengan adanya pertanyaan, kemudian ia diadzab (karena tidak mampu menjawabnya). Adzab adalah suatu hal, dan fitnah adalah hal yang lain. Adzab merupakan akibat/hasil dari fitnah. Setelah diberikan fitnah, maka diadzab. Dan fitnah adalah ujian yang menimpa baik mukmin maupun kafir. Seorang mukmin diberikan fitnah, lalu ia berhasil melaluinya. Allah selamatkan ia sehingga mampu menjawabnya. Adapun orang kafir, akan diberikan fitnah dan ia binasa (karenanya). Allah ta’ala berfirman :

يُثَبِّتُ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا بِالْقَوْلِ الثَّابِتِ فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَفِي الآخِرَةِ وَيُضِلُّ اللَّهُ الظَّالِمِينَ وَيَفْعَلُ اللَّهُ مَا يَشَاءُ
Allah meneguhkan (iman) orang-orang yang beriman dengan ucapan yang teguh itu dalam kehidupan di dunia dan di akhirat; dan Allah menyesatkan orang-orang yang lalim dan memperbuat apa yang Dia kehendaki’ [QS. Ibraahiim : 27].
Kita mohon kepada Allah agar Ia meneguhkan kami dan kalian dengan ucapan yang teguh”.
Tanya : Apakah fitnah ini khusus diperuntukkan bagi umat Muhammad shallallaahu ‘alaihi wa sallam saja ?.
Jawab : Tidak, fitnah itu umum bagi setiap orang. Allah ta’ala berfirman :
فَلَنَسْأَلَنَّ الَّذِينَ أُرْسِلَ إِلَيْهِمْ وَلَنَسْأَلَنَّ الْمُرْسَلِينَ
‘Maka sesungguhnya Kami akan menanyai umat-umat yang telah diutus rasul-rasul kepada mereka dan sesungguhnya Kami akan menanyai (pula) rasul-rasul (Kami)’ [QS. Al-A’raaf : 6].
وَيَوْمَ يُنَادِيهِمْ فَيَقُولُ مَاذَا أَجَبْتُمُ الْمُرْسَلِينَ
‘Dan (ingatlah) hari (di waktu) Allah menyeru mereka, seraya berkata: "Apakah jawabanmu kepada para rasul?” [QS. Al-Qashshaash : 65]”.
** Dari pertanyaan yang diajukan kepada Asy-Syaikh ‘Abdul-‘Aziiz Ar-Raajihiy hafidhahullah **
[selesai – sumber : sini].

0 komentar:

Poskan Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.