-->

18 November 2012

JIKA SUATU KETIKA KITA TAK BERSAMA LAGI…

JIKA SUATU KETIKA KITA TAK BERSAMA LAGI…  


Jika Suatu Ketika Kita Tak Bersama lagi

Atau aku pergi tak tau jalan kembali

Atau terlupa bahwa aku pernah di sini

Atau aku mati dan tak sempat berpamitan pergi

Aku ingin kau mengenang

segala kisah tentang kita

yang telah terpahat rapi di rangka ingatmu

bersama segenap noktah-noktah peristiwa dan alur yang tertempa

juga canda dan pertengkaran-pertengkaran kecil

yang mewarnai seluruh perjalanan kita

Dalam Lengang, Tanpa Kata yang bisa engkau baca

 

Jika Suatu Ketika Kita Tak Bersama lagi

Atau aku hilang di telan bumi

Atau aku terkubur di liang sepi

Aku ingin kau tetap menyimpan

setiap denyut nadi yang berdetak

dan degup cepat debar jantung

saat mataku memaku satu kata

disela derai gerimis menyapu beranda mata

kala kita pertama bertemu di temaram senja

Dalam Sepi, Tanpa Suara

 

Jika Suatu Ketika Kita Tak Bersama lagi

Atau aku pamit menyisih

Atau aku menepikan kasih

Aku ingin kita meletakkan segala perih itu

disini, pada titik dimana kita akan berbalik

dan menyimpan senyum dibelakang punggung masing-masing

lalu membiarkan waktu menggelindingkannya

hingga batas tak aku sendiri tak tau jaraknya di langit cakrawala

bersama sesak rindu tertahan di dada

Dalam Diam, Tanpa Airmata

 

Jika Suatu Ketika Kita Tak Bersama lagi

Atau aku bisu dalam tanyamu

Atau aku diam dalam gemamu

Aku ingin cinta itu tetap tersimpan rapi

pada larik bianglala, pada hujan, pada deru kereta, pada bayu yang menghembusmu

pada embun di rerumputan, pada pucuk pepohonan pada tiap derai hujan

sembari memetik mimpi yang telah kita sematkan disana

lalu mendekapnya perlahan, lirih sembari berbisik

Dalam Sunyi, dengan ketiadaan 

Dan aku hanya membawa sedikit Cahaya

redup...ataukah engkau inginkan purnama?

 

Jika Suatu Ketika Kita Tak Bersama lagi

Aku ingin kita akan tetap saling menyapa

lalu merajut angan kembali

seraya meniti ulang segala jejak yang sudah kita tinggalkan

lantas menyadari bahwa kita akan saling meninggalkan adalah niscaya

dan untuk itu kita tak perlu ambil peduli

karena kita tahu

 

Dalam Lengang, Tanpa Kata

Dalam Sepi, Tanpa Suara

Dalam Diam, Tanpa Airmata

Dalam Sunyi dengan sedikit Tanpa Cahaya

 

Ada Bahagia

Untuk Kita

ya Hanya kita.....tersenyumlah!!

[Ar-Riauniy Pekanbaru 18-11-12]


Jika Suatu Ketika Kita Tak Bersama lagi
Atau aku pergi tak tau jalan kembali

Atau terlupa bahwa aku pernah di sini

Atau aku mati dan tak sempat berpamitan pergi

Aku ingin kau mengenang

segala kisah tentang kita

yang telah terpahat rapi di rangka ingatmu

bersama segenap noktah-noktah peristiwa dan alur yang tertempa

juga canda dan pertengkaran-pertengkaran kecil

yang mewarnai seluruh perjalanan kita

Dalam Lengang, Tanpa Kata yang bisa engkau baca



Jika Suatu Ketika Kita Tak Bersama lagi

Atau aku hilang di telan bumi

Atau aku terkubur di liang sepi

Aku ingin kau tetap menyimpan

setiap denyut nadi yang berdetak

dan degup cepat debar jantung

saat mataku memaku satu kata

disela derai gerimis menyapu beranda mata

kala kita pertama bertemu di temaram senja

Dalam Sepi, Tanpa Suara



Jika Suatu Ketika Kita Tak Bersama lagi

Atau aku pamit menyisih

Atau aku menepikan kasih

Aku ingin kita meletakkan segala perih itu

disini, pada titik dimana kita akan berbalik

dan menyimpan senyum dibelakang punggung masing-masing

lalu membiarkan waktu menggelindingkannya

hingga batas tak aku sendiri tak tau jaraknya di langit cakrawala

bersama sesak rindu tertahan di dada

Dalam Diam, Tanpa Airmata



Jika Suatu Ketika Kita Tak Bersama lagi

Atau aku bisu dalam tanyamu

Atau aku diam dalam gemamu

Aku ingin cinta itu tetap tersimpan rapi

pada larik bianglala, pada hujan, pada deru kereta, pada bayu yang menghembusmu

pada embun di rerumputan, pada pucuk pepohonan pada tiap derai hujan

sembari memetik mimpi yang telah kita sematkan disana

lalu mendekapnya perlahan, lirih sembari berbisik

Dalam Sunyi, dengan ketiadaan

Dan aku hanya membawa sedikit Cahaya

redup...ataukah engkau inginkan purnama?



Jika Suatu Ketika Kita Tak Bersama lagi

Aku ingin kita akan tetap saling menyapa

lalu merajut angan kembali

seraya meniti ulang segala jejak yang sudah kita tinggalkan

lantas menyadari bahwa kita akan saling meninggalkan adalah niscaya

dan untuk itu kita tak perlu ambil peduli

karena kita tahu



Dalam Lengang, Tanpa Kata

Dalam Sepi, Tanpa Suara

Dalam Diam, Tanpa Airmata

Dalam Sunyi dengan sedikit Tanpa Cahaya



Ada Bahagia

Untuk Kita

ya Hanya kita.....tersenyumlah!!

[Ar-Riauniy Pekanbaru 18-11-12]

0 komentar:

Poskan Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.