-->

17 November 2012

Perjalananku Separuh Kerinduan




Haruskah geliat rindu yang kau simpan teredam

pada getar hati, dan bilas bening kilau embun dan segaris cahaya pagi

membuatmu mesti berhenti pada sebuah titik yang kau namakan


tepian sebuah perjalanan panjang?


Kegetiran ini, katamu, melelahkan


dan membuatmu bersandar pada keputus asaan


jangan...!!!


walau kerap terkulai tanpa daya menggapai asa di lereng langit


yang telah beku dicekam gigil kangen lalu luruh satu-satu


serupa hujan membasahi belantara tak berujung


Memori yang telah kita pahat rapi pada dinding kenangan


adalah rumah tempat kita pulang dan berteduh dari reruntuhan musim,


kisah cinta yang absurd juga wadah atas segala kegagahan kita


untuk tetap bertahan dari bentangan jarak dan waktu


Pada akhirnya, hasrat itu akan kita titipkan bersama pada bentang bianglala


lantas menikmatinya, seraya berucap lirih:


“Jejak itu akan ada disana, dalam keindahan dan kepahitan, dalam kehilangan dan keberadaan,


dalam rindu yang menjelma


menjadi remah-remah berpendar terang yang jatuh sepanjang perjalanan”

0 komentar:

Poskan Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.