-->

17 Oktober 2012

Iblislah yang menipu atas nama cinta Pencinta Imam Ali bin Abi Thalib!


 
Seorang ulama Syiah, Abdur Rasul Zainuddin (nama ulama Syiah ini mengandung kesyirikan, karena Abdur Rasul berarti hamba Rasul, padahal kita semua adalah hamba Allah, bukan hamba Nabi ataupun Rasul) menceritakan riwayat dusta dalam buku "Al-Imam Ali wal Jin" terbitan Dar Al Mahajjah Al-Baidha', hal 135 berikut ini:

Ali bin Abi Thalib berkata: Saya pernah duduk di dekat Ka'bah, di sana ada orang tua yang sudah membungkuk punggungnya, kedua alisnya telah menyentuh matanya karena saking tuanya, di tangannya ada tongkat, di kepalanya ada penutup kepala warna merah, ia mendekat kepada Nabi Shallallahu 'alaihi wasallam, sedangkan Nabi sedang menyandarkan punggunya di Ka'bah, ia berkata: "Wahai Rasulullah, doakanlah ampunan bagiku." Nabi Shallallahu 'alaihi wasallam menjawab, "Usahamu sia-sia wahai orang tua, dan perbuatanmu telah tersesat." ketika Syaikh (Nabi) berbalik, ia berkata: "Wahai Abul Hasan, apakah engkau tahu siapa itu?", saya jawab, "tidak", beliau berkata, "Itulah iblis yang terlaknat", saya berkata, "Saya berlari di belakangnya dan mengejarnya sampai mendapatkannya, saya menjatuhkannya dan duduk di atas dadanya, kemudian saya letakkan tanganku di lehernya untuk mencekiknya" Iblis berkata padaku, "Jangan lakukan wahai Abul Hasan, karena sesungguhnya saya orang yang ditangguhkan sampai hari kiamat, Demi Allah wahai Ali, Sesungguhnya saya sangat mencintaimu, dan tidak ada seorang pun yang membencimu melainkan engkau bersekutu bersama ayahnya terhadap ibunya, hingga ia menjadi anak zina", saya kemudian tertawa dan membiarkannya pergi.

Berikut ini scan kitabnya:

 
 

0 komentar:

Poskan Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.