-->

16 Oktober 2012

PSK Nikah Mut'ah Wanita Shalehah? Gilee Ajee

http://www.lppimakassar.com/2012/09/psk-nikah-mutah-wanita-shalehah.html







Praktek Nikah Mut'ah:


 

Berikut ini terjemahan dari Gambar tabel di atas:



Nama
lahir
Daerah
Telepon
Kuliah
Sifat
Fathimah Muhammad Ja’far Nashif
1989
Jad Ali
-sensor-
Keperawatan
Cantik-Shalehah-Wanita Karier-Berakhlak Baik-Periang
Zainab Abdul Hasan al-Mutghawi
1988
Diraz
-sensor-
Insinyur Informatika
Cantik-Shalehah-Wanita karier
Zainab Said Majid Said Abbas
1990
Diraz
-sensor-
Desainer Interior
Cantik-Wanita Karier
Fathimah Ja’far Abdu Ali
1989
Dimstan
-sensor-
Kantoran
Cantik-shalehah-Wanita Karier-Berambut Pirang-Berakhlak baik
Babu Mahdi Muhsin Sabt
1984
Babar
-sensor-
Munashilah
Cantik- Shalehah-Wanita Karier-Putih
Haura’ Akbar Said Ali
1989
Sahlah
39346638
Multimedia
Cantik-Wanita Karier




Ketika menemukan data ini kami ketawa geli, mungkin pembaca juga demikian. Dalam keyakinan kita, pezina itu adalah orang bejat, dan lebih bejat lagi kalau perbuatan nistanya ini "dihalalkan" secara agama, padahal Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam telah mengharamkannya sampai hari kiamat!,.....Pezina Mut'ah = Shalehah, nyambungnya dimana?

Kami teringat dengan data seorang mahasiswi Syiah di salah satu perguruan tinggi di Makassar yang telah memiliki dua anak dari hasil zina mut'ahnya (baca: Mahasiswi Syiah di Makassar: Meninggalkan Mut'ah Bisa Kafir), ketika dia ditanya mengapa melakukannya, ia menjawab, "Saya ikhlas", masya Allah, merasa terhormat dan bangga dengan perbuatan zina, betapa parahnya kalau mahasiswi-mahasiswi kita nasibnya seperti wanita ini atau seperti wanita-wanita PSK Mut'ah di atas. 

Syiah selain dikenal dengan ajaran Syahwat Zina Mut'ahnnya, mereka juga dikenal dengan kesyirikannya. Kami mengajak pembaca memperhatikan, nama-nama di atas, dua dari enam nama di atas mengandung kesyirikan, tepatnya pada nama Zainab Abdul Hasan al-Mutghawi dan Fathimah Ja'far Abdu Ali. Abdul Hasan dengan Abdu Ali adalah dua nama yang mengandung kesyirikan, Abdul Hasan adalah hambanya Hasan sedangkan Abdu Ali adalah hambanya Ali. Setinggi apapun derajat kemuliaan Ali dan Hasan tidak akan sampai pada derajat ketuhanan, bukankah kita semua adalah hamba-hamba Allah. bukan hamba dari Ali dan Hasan. 

Mudah-mudahan sanak keluarga kita serta masyarakat kita terhindar dari penyakit syahwat plus akidah Syiah ini. Ya Allah jagalah umat kami dari kesesatan, Amin.

(lppimakassar.com)

0 komentar:

Poskan Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.